Gubernur Tegaskan Sanksi ASN Tak Tertib
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan sikapnya untuk menindak tegas hampir 2.000 ASN yang tidak hadir, tanpa keterangan yang jelas saat apel bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Senin (23/2/2026).
Diminta para pimpinan perangkat daerah, secara khusus Kepala Badan Kepegawaian Daerah bersama Inspektur untuk mengecek dengan teliti semua yang absen. Gubernur menegaskan pentingnya disiplin dan peningkatan kinerja sebagai kunci dalam pemberian pelayanan publik berkualitas. Disiplin tidak semata-mata dimaknai sebagai kepatuhan terhadap jam kerja atau aturan administrasi, tetapi merupakan cerminan tanggung jawab, integritas dan komitmen.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN, atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan selama ini dalam mendukung roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Lebih lanjut dikatakan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini, ekspetasi publik terhadap kinerja pemerintah sangatlah tinggi. Walaupun menurut lembaga survei, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma masih berada di atas 80%, namun ini semua merupakan tantangan untuk terus berbenah.
Diakui setahun perjalanan Melki-Johni ada pro dan kontra, apalagi di media sosial. Namun kita bersyukur dan optimis karena di tengah keterbatasan ini masih dipercaya memberikan solusi.
Data yang akurat dan kredibel dibutuhkan untuk membenahi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Karenanya, kolaborasi tim lintas sektor akan dibentuk untuk percepatan penanganan berbagai isu krusial di NTT.
Harapannya, keterlibatan berbagai pihak mulai level RT/RW, aparatur desa/kelurahan, para tenaga kesehatan, hingga unsur TNI-Polri di setiap wilayah bisa memvalidasi data secara akurat. Sehingga, berbagai program pemerintah pada berbagai sektor bisa tepat sasaran dan memberi dampak signifikan bagi para keluarga dengan kategori miskin atau yang membutuhkan bantuan.
Gubernur Melki juga tegas menyebutkan niatnya untuk memberi tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang berani bermain terkait data masyarakat miskin. Hal tersebut merupakan tindakan yang melanggar dan perlu diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
Mengakhiri amanatnya, Gubernur Melki kembali menekankan bahwa dukungan seluruh ASN terhadap berbagai program pemerintah baik program pusat dan daerah sangat penting, agar berbagai semuanya bisa berjalan dengan baik.
Turut hadir dalam apel bersama, diantaranya, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, para Staf Ahli, para Asisten Sekda serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.