Hot News

Warta Biro PBJ

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi NTT

Pemerintah Provinsi NTT terus memastikan keselamatan transportasi menjelang arus mudik. Melalui Dinas Perhubungan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) telah dilakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan yang beroperasi, khususnya di Pulau Timor.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki Laka Lena dalam arahannya, pada gelaran Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Rumah Jabatan Gubernur pada Hari Kamis (12/3). Pertemuan ini untuk memastikan kelancaran pelaksanaan liburan Nyepi dan Idul Fitri, antisipasi arus mudik, ketersediaan bahan pokok dan BBM, pengawasan perlintasan ilegal serta pencegahan konflik sosial di Kabupaten Flores Timur dan Alor.

Hadir juga Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Ketua DPRD NTT Emelia Nomleni, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flouri Rita Wuisan, Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, serta pimpinan BUMN dan BUMD.

Terkait ketersediaan bahan pokok, Gubernur menyampaikan bahwa stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai 17.500 ton. Dipastikan cukup, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kurang lebih tiga bulan ke depan.

Sementara itu, 17 jenis dan 26 komoditas barang kebutuhan pokok masih dapat dipenuhi selama periode Januari hingga Februari 2026. Pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan ketahanan stok rata-rata mampu memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.

Kenaikan harga beberapa komoditi terjadi pada tingkat distributor. Daging sapi naik hingga 2,94%, telur ayam (45%), bawang merah (14,28%), cabai merah besar (33,33%), cabai merah keriting (14,28%) dan cabai rawit merah (8,33%).

Untuk menjaga stabilitas harga, terus dikoordinasikan bersama Tim Satuan Tugas Pangan (Satgas Polda NTT) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam memantau perkembangan harga selama periode hari raya.

Terhadap langkah-langkah pencegahan konflik sosial, ditekankan pentingnya pendekatan dialog dan mediasi. Seluruh pemangku kepentingan perlu dilibatkan guna mencari akar persoalan, mendorong penyelesaian damai khususnya terkait sengketa lahan di wilayah Adonara, Kabupaten Flores Timur, serta dinamika sosial di Kabupaten Alor.

Gubernur Melki juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jalur perlintasan wilayah perbatasan, khususnya di Wini, Motamasin dan Oepoli, guna mencegah aktivitas lintas batas ilegal. Ditegaskan, Forkopimda memiliki peran strategis dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri.

Fokus sinergi Forkopimda diarahkan pada beberapa hal, yaitu memastikan kelancaran transportasi mudik, menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat pengawasan wilayah perbatasan, meningkatkan deteksi dini konflik sosial, serta memperkuat koordinasi antara TNI, Polri bersama pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Johanis Asadoma mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kapasitas penumpang transportasi laut. Agar tidak terjadi kelebihan muatan yang dapat membahayakan keselamatan.

 

 

 

 

Lucius Widodo Luly,S.STP,MA
Lucius Widodo Luly,S.STP,MA
Analis Kebijakan Ahli Muda
Hidup Yang Tidak Diperiksa Ulang, Tidak Pantas Dihidupi (Sokrates, 470-399 SM)

Artikel Lainnya :

Biro Pengadaan Barang dan Jasa

ProvinsiN T TNusa Tenggara Timur
Alamat
Sayap Timur Gedung Sasando Lt.2
Jl. El Tari No.52
Kota
Kupang
Nusa Tenggara Timur
Indonesia