Warta Biro Barjas

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi NTT

NIB (Nomor Induk Berusaha) merupakan identitas pelaku usaha. Dokumen ini diterbitkan oleh lembaga Online Single Submission (OSS), setelah para pelaku mendaftarkan usahanya. Untuk itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTT siap membantu UMKM yang ingin memperoleh izin usaha ini.

Informasi tersebut mengemuka dalam diskusi tentang BeLa Pengadaan di Dinas PMPTSP NTT hari ini, Rabu (2/3). Hadir membawakan materi BeLa Pengadaan, Drs.Bambang Sage,M.Si didampingi Lucius Luly,S.STP,MA. Bertindak sebagi moderator Sekretaris Dinas PMPTSP, Drh.Artati Loasana,M.Si

Sebelumnya, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Secara Elektronik itu sempat menggambarkan beberapa tantangan pelaksanaan belanja langsung dalam materinya. Termasuk didalamnya, persyaratan untuk mendaftar sebagai merchant dalam BeLa Pengadaan.

“Belum semua mitra UMKM mau dan bisa mendaftar di BeLa Pengadaan. Mungkin karena mereka belum tau, kalau pemerintah tidak akan belanja manual lagi. Kami juga minta agar bisa dibantu perizinannya,” begitu sebut Bambang sambil menitipkan beberapa brosur.

Tersampaikan, bahwa NIB berfungsi sebagai pengganti TDP (Tanda Daftar Perusahaan), API (Angka Pengenal Impor) dan hak Akses Kepabeanan. NIB ini wajib dimiliki oleh seluruh pelaku usaha yang berbentuk badan dan perorangan. Wajib bagi pelaku usaha baru maupun pelaku usaha yang menjalankan usahanya sebelum NIB diberlakukan.

Menanggapi itu Drs.Bambang Sage,M.Si yang hadir mewakili Kepala Biro PBJ menyampaikan apresiasinya. “Kami akan segera komunikasikan ini dengan kedua marketplace mitra BeLa Pengadaan. Sebaiknya, disesuaikan dengan syarat dokumen yang sejalan dengan ketentuan perizinan berusaha,” tambah Bambang.

Diinformasikan, Kepala Biro PBJ NTT, Siprianus Kelen,S.Sos,M.Si sedang dalam penugasan ke Flores Timur. Lebih lanjut, Bambang menanggapi setidaknya sepuluh komentar peserta kegiatan pada kantor yang beralamat di Jalan Basuki Rachmat itu. Target tahun ini, seluruh kabupaten dan kota juga sudah harus menggunakan BeLa Pengadaan.

“Sedapat mungkin, belanja langsung tahun ini sudah menggunakan BeLa Pengadaan. Diprioritaskan untuk belanja makan minum dan alat tulis kantor. Untuk belanja produk yang belum ada di Grab dan Mbiz Market, dapat menggunakan pencatatan pada metode non tender,” tegas Bambang menjawab, sembari kembali menyampaikan terimakasih kepada DPMTSP yang sudah selesai melakukan input rencana umum pengadaan.

Sementara itu, Lucius Luly,S.STP,MA yang ikut hadir diminta untuk menjelaskan regulasi dan proses transaksinya. Sebagai rujukan, Lucius menjelaskan Peraturan Gubernur NTT nomor 66 Tahun 2021 yang mengatur tentang pembelian melalui toko daring, dalam pemanfaatan e-market place pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Lebih jauh, dijelaskan peran Pejabat Pembuat Komitmen bersama Pejabat Pengadaan. Mereka juga memiliki kewenangan untuk melakukan komplain. Untuk produk yang tidak sesuai dengan pesanan, dapat dikembalikan. Pembayarannya bisa ditahan dulu. Untuk dokumentasinya, agar dilengkapi dengan bukti foto produk yang cacat tersebut.

Artati Loasana yang hadir mewakili kepala dinas menyampaikan terima kasihnya kepada tim Biro PBJ. Ia berharap, agar Biro PBJ tetap setia mendampingi pelaksanaan BeLa Pengadaan pada unit kerja mereka. Sekretaris Dinas itu optimis bisa bertransaksi dalam bulan ini, menunjukan komitmen dinasnya untuk ikut mendukung kebjakan penguatan UMKM.

“Mulai hari ini sampai minggu depan, inventarisir dan daftarkan mitra UMKM kita. Pastikan mereka sudah punya NIB. Dampingi dan bantu, agar mereka bisa masuk aplikasi BeLa Pengadaan,” demikian pesan Artati kepada rekan-rekannya, sebelum menutup acara.

Kegiatan sosialisasi yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita itu sempat dihentikan. Seluruh peserta diminta berdiri, mengambil sikap sempurna. Sesaat kemudian, dikumandangkan lagu kebangsaan, Indonesai Raya. Rupanya, hal itu sudah mereka praktekan setiap hari, tepat jam 10.00 Wita.

 

 

Artikel Lainnya :

Biro Pengadaan Barang dan Jasa

ProvinsiN T TNusa Tenggara Timur
Alamat
Sayap Timur Gedung Sasando Lt.2
Jl. El Tari No.52
Kota
Kupang
Nusa Tenggara Timur
Indonesia