Tuesday, 03 August 2021 11:06

Lily Bhasarie Masuki Masa Pensiun Featured

Dibaca : 524 kali
Beri Rating
(5 votes)
Dra.Lily Bhasarie meniup lilin ulang tahunnya. Dra.Lily Bhasarie meniup lilin ulang tahunnya. Dok. Biro PBJ NTT 2021

Pensiun. Apa yang ada di benak anda ketika mendengar istilah itu? Sudah siapkah bapak/ibu menghadapi masa purna bhakti itu?

Menurut pengertian awam, pensiun adalah sebutan untuk status atau waktu bagi seseorang, yang sudah tidak lagi bekerja. Alasan tidak lagi bekerja itu bisa karena memasuki usia tertentu, karena keinginan sendiri atau sebab lainnya.

Sementara itu, menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969, istilah pensiun sebagai penghasilan yang diterima setiap bulan oleh seorang bekas pegawai yang tidak dapat bekerja lagi. Dimaksudkan untuk membiayai kehidupan selanjutnya agar tidak terlantar. Dalam regulasi tentang pensiun pegawai dan pensiun janda/duda pegawai itu, pensiun diberikan sebagai jaminan hari tua dan penghargaan atas jasa-jasa pegawai negeri, selama bertahun-tahun bekerja dalam dinas pemerintah.

Dari jenisnya, pensiun bisa dibedakan dalam empat kelompok. Pertama, Pensiun Normal, diberikan untuk karyawan  yang usianya telah mencapai masa pensiun. Kedua, Pensiun Dipercepat, diberikan karena kondisi tertentu, misalnya karena kebijakan pengurangan pegawai. Ketiga, Pensiun Ditunda, merupakan permintaan karyawan sendiri, tetapi usia peminta pensiun belum mencapai usia yang ditentukan. Atau, pensiun yang dana pensiunnya diberikan pada saat pemohon pensiun dan Keempat Pensiun Cacat. Diberikan karena sebuah kecelakaan, sehingga dianggap tidak mampu lagi untuk dipekerjakan. 

Dalam ketentuan ketenagakerjaan, seorang pensiunan biasanya diberikan hak atas sejumlah dana atau pesangon. Jika mendapat pensiun, maka pensiunan yang bersangkutan akan tetap mendapatkan dana pensiunnya sampai meninggal dunia. 

Pagi hari itu, Senin 19 Juli 2021, Biro Pengadaan Barang dan Jasa NTT merayakan hari ulang tahun salah-seorang karyawatinya. Ya, Dra.Lily Y.R. Bhasarie nama lengkapnya. Wanita kelahiran Kupang di Tahun 1963 lalu itu genap berusia 58 Tahun. Ibu Lily juga segera bersiap memasuki masa pensiun normalnya, mengakhiri masa tugas di penghujung Bulan Juli 2021.

Suasana haru melingkupi peristiwa yang diagendakan diam-diam dalam apel pagi bersama seluruh aparatur di unit kerja pengadaan barang dan jasa NTT itu. Raut wajah terenyuh karena acara kejutan itu nampak jelas dalam matanya. Tergambar sempurna lewat getar lirih kata-kata ibu dua orang anak itu, melengkapi air mata yang ditahan, saat diberi kesempatan berbicara.

“Saya tidak menyangka akan mendapatkan penghormatan seperti ini. Terima kasih untuk dukungan Pak Bambang, Adik Yanes, Pak Demy dan semua teman-teman di Bagian LPSE. Sejak tahun 2014 saya dipercayakan bertugas di sini. Saya merasa belum berbuat banyak untuk biro ini…” begitu sebagian penggal kata dari istri Pak Max Therik itu merendah. Secara lengkap, dari pimpinan hingga hampir seluruh nama pegawai di biro itu disebut untuk menyampaikan terima kasihnya.

Sempat enggan. Menjawab pertanyaan dalam sebuah pesan pribadi, PNS yang diangkat tahun 1993 pada Kantor Wiayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT itu kemudian mau memberi wejangannya.

“Hidup ini ibarat sebuah tanaman yang tumbuh. Berawal dari tunas, lalu menjadi sebuah pohon besar. Memiliki daun yang rindang, melindungi ciptaan sekitarnya. Tetapi yang terpenting, buahnya bisa dinikmati banyak orang,” demikian pesan Kasubag Pengembangan Sistem Informasi itu.

Lebih lanjut, pegawai yang akrab disapa Ma Lily itu kembali menyampaikan ucapan terima kasihnya disertai permohonan maaf, kepada seluruh karyawan di unit kerja yang sebelumnya bernama Biro Administrasi Pembangunan.

“Saya mau berterima kasih bagi Sang Pemilik Hidup ini, Tuhan Yesus, yang sudah dengan setia menjaga, merawat bahkan bersama-sama bertumbuh kala siang dan malam, dingin maupun panas. Juga buat keluarga dan rekan-rekan kantor sekalian. Terima kasih karena sudah menjadi teman, saudara dan keluarga selama saya mengabdi di Biro PBJ,”sambungnya.

Mengakhiri pesannya, Ma Lily berujar syukur karena surat keputusan pensiun yang dinantikan telah tiba, tepat waktunya. Ia  berharap agar hubungan kekeluargaan yang sudah terbina itu bisa terus dijaga.

“Biarlah hubungan ini terus terjalin walaupun kita tak lagi bersama. Maafkan saya juga jika selama kebersamaaan ini menyakiti hati, perasaan, baik sengaja maupun tidak. Biarlah ketulusan kekeluargaan kita menjadi kata maaf yang paling tulus. Di akhir pengabdian bagi bangsa dan negara melalui instansi ini, biarlah saya menikmati buah-buah yang selama ini menjadi hasil dari pohon yang saya tanam. Tetaplah berjuang dan bertumbuh bersama Tuhan,” pungkasnya seraya memanjatkan doa agar Tuhan senantiasa memberkati semua rekan sejawat bersama keluarga mereka masing-masing.

Dalam kesempatan lainnya, di Hari Jum'at terakhir dalam Bulan Juli, digelar kembali acara bersama. Acara yang dihelat sore hari pada tanggal 30 Juli 2021 itu, melarutkan lagi perasaan sedih tentang jumlah karyawan. Semua ASN turut mendoakan kesehatan dan kebahagiaan, buat ibu Lily dan keluarga yang sudah bersama di Biro PBJ selama hampir tujuh tahun. 

 

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Hubungi Kami

Biro Pengadaan Barang & Jasa Provinsi Nusa Tenggara Timur

Alamat Disini

Phone Number Here

Hubungi kami

Data Kunjungan

Hari ini 0

Kemarin 52

Minggu ini 80

Bulan ini 1016

Total Kunjungan sejak 2016 70897

Currently are 7 guests and no members online