Warta Biro Barjas

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi NTT

Pra kualifikasi, merupakan salah-satu metode penilaian, dalam proses pemilihan peyedia. Metode lainnya, dikenal dengan sebutan Pasca Kualifikasi. Itulah salah-satu persamaannya. Lalu, apa beda keduanya?

Pertanyaan itu dibahas bersama, dalam Kegiatan Sebarkan ilmu Samakan Persepsi (Se’i Sapi), Selasa (16/6/2022). Kegiatan mingguan ini, tetap mengambil tempat di ruang rapat Biro PBJ NTT.

Materi ini cukup berat. Sangat teknis. Untuk memulai diskusi, Leonardo Langoday,S.Kom diminta menayangkan paparannya. Moderator kali ini adalah Aries Sudharmono,S.PT. Untuk doa, dibawakan rekan kami, Riky Rihi Pake,S.Farm.Apt. Ketiganya membawakan tugas, dengan sangat baik.

Sederhananya, metode Pasca Kualifikasi adalah evaluasi kualifikasi yang dilakukan setelah pemasukan penawaran. Sedangkan, Metode Pra Kualifikasi, merupakan evaluasi kualifikasi yang dilakukan, sebelum adanya pemasukan penawaran.

Keduanya, merupakan metode yang dipakai untuk melakukan evaluasi terhadap kompetensi penyedia. Menilai kemampuan usaha dan pemenuhan persyaratan, sebagai penyedia barang dan jasa. Dalam dunia pengadaan barang jasa, dikenal dengan sebutan penilaian kualifikasi.

Tentang metode Pasca Kualifikasi, telah dibahas Selasa lalu. Saat itu, dibawakan Octovianus Tena,ST. Minggu ini, dikhususkan bagi metode Pra Kualifikasi.

Dalam materinya, Leonardo menyebutkan enam proses pengadaan, berkenaan dengan metode Pra Kualifikasi. Hasil metode ini, contoh penerapannya dalam pekerjaan jasa konsultansi, jadwal pelaksanaan dan sembilan tahap dari 21 tahapan tender. Tak lupa, dijelaskan juga Standar Operasional Prosedurnya. Kemudian, ditunjukan teknik pembobotan.

Metode evaluasi ini, umumnya diterapkan pada tiga jenis pekerjaan. Untuk pekerjaan yang bersifat kompleks, melalui pelelangan umum; Seleksi untuk jasa konsultansi konstruksi badan usaha; atau Penunjukan Langsung.

Pekerjaan bersifat kompleks, adalah pengadaan barang dan jasa lainnya yang berisiko tinggi. Memerlukan teknologi tinggi, menggunakan peralatan yang didesain khusus. Atau, sulit didefinisikan secara teknis, bagaimana cara memenuhi kebutuhan dan tujuan pengadaan.

Metode Pra Kualifikasi biasanya diterapkan pada pekerjaan kompleks. Kemampuan atau kompetensi penyedia dilihat lebih dulu. Dilihat dari pengalaman pekerjaan sejenis, tahun-tahun sebelumnya. Lalu, diikuti dengan penilaian pada aspek harga, teknis dan administrasi penawaran.

Jika semua aspek yang dinilai sama, pengalaman pekerjaan menjadi atensi. Pengalaman lebih, pada jenis pekerjaan yang sama, memiliki bobot lebih besar.

Sedangkan, pada Metode Pasca Kualifikasi, semuanya dinilai sekalian. Ini menjadi pembeda lainnya. Pada pengadaan langsung, tidak diharuskan menilai pengalaman lagi. Langsung Pasca Kualfikasi.

Hasilnya, daftar calon penyedia. Menjadi hasil dari aktivitas penilaian Pra Kualifikasi. Untuk, paling sedikit tiga peserta tender barang, pekerjaan konstruksi atau jasa lainnya.

Atau, menghasilkan daftar pendek peserta. Untuk, seleksi jasa konsultansi badan usaha. Paling sedikit tiga, paling banyak tujuh peserta seleksi.

Tibalah sesi diskusi. Moderator Aries memberi ruang yang luas, kepada semua peserta menanggapi. Banyak apresiasi datang, dialamatkan kepada pemateri. Karena kemampuannya, menyederhanakan topik. Termasuk, upaya ekstra untuk menyiapkan bahan ajar ini.

Diusulkan praktek. Karena materi ini cukup rumit. Diminta, agar bisa langsung dipraktekan. Dipilih, salah-satu contoh paket pekerjaan. Disimulasikan bersama, sejak awal proses.

Dalam LPSE support, telah juga disediakan modul pelatihan. Umumnya, dibutuhkan waktu minimal dua hari. Agar, dapat dipahami lebih dalam lagi, metode penilian ini.

Apalagi dalam kertas kerja, disyaratkan kemampuan menilai kualifikasi penyedia. LKPP memang telah menyediakan alat bantu evaluasi dimaksud. Tersedia dalam modul dokumen pemilihan. Ada nilai maksimal dan nilai ambang batas. Dipakai untuk menilai penyedia yang pantas lolos, ke tahap berikutnya. Ya, tahapan Pasca Kualifikasi. Mesti juga, diperhatikan ketersediaan penyedia.

Akhir kegiatan ditutup dengan doa. Saudara Riky, menjalankan itu dengan hikmat. Nantikan materi berikutnya, Selasa depan. Salam.

 

 

 

Artikel Lainnya :

Biro Pengadaan Barang dan Jasa

ProvinsiN T TNusa Tenggara Timur
Alamat
Sayap Timur Gedung Sasando Lt.2
Jl. El Tari No.52
Kota
Kupang
Nusa Tenggara Timur
Indonesia