Pemantauan Hasil Pemilu
Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L. Kalake, SH., MDC memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan, Evaluasi, Pelaporan Situasi dan Dinamika Perkembangan Politik Hasil Pelaksanaan Pemilu (Pemilihan umum) Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif Tingkat Provinsi NTT bertempat di Ruang Rapat Gubernur NTT, pada Hari Kamis (15/2).
“Pertama-tama kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas penyertaan-Nya pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan baik, lancar, aman dan tertib. Kita syukuri karena kita menjadi salah satu provinsi yang menjalankan pesta demokrasi dengan baik. Oleh karena itu dalam kesempatan ini ijinkan saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Forkopimda Provinsi NTT, para kepala daerah, KPU Provinsi NTT, Bawaslu Provinsi NTT dan seluruh unsur terkait yang telah berkerja keras menyelenggarakan pemilu yang aman, tertib dan damai," Ungkap Ayodhia.
Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna yang hadir secara daring menyampaikan laporan informasi pelaksanaan pemilu. Secara umum proses Pemilu di 22 Kabupaten dan Kota di Provinsi NTT berjalan kondusif, meskipun pada pelaksanaannya terjadi beberapa kendala namun situasi tersebut dapat teratasi.
Setidaknya lima hambatan ditemui yakni, soal kondisi cuaca hujan yang menghambat proses perhitungan surat suara, kekurangan logistik surat suara di beberapa kabupaten, proses perhitungan yang dijeda karena kelelahan anggota KPPS dan kendala jaringan internet. Tetapi keseluruhannya dapat teratasi. Terakhir, tercatat akan dilaksanakan pemilu susulan di beberapa TPS pada delapan Kabupaten yang masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu.

Sejalan dengan Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna, berdasarkan laporan dari sejumlah Kabupaten dan Kota di NTT yang hadir secara daring melalui zoom meeting, secara umum situasi proses pemilu berjalan kondusif walaupun terdapat beberapa kendala teknis akibat cuaca hujan maupun kendala jaringan dan listrik padam pada beberapa titik TPS.
Mengakhiri rakor ini, Ayodhia menghimbau agar setiap kendala selama proses pemilu dapat ditindaklanjuti guna pelaksanaan pemilu yang lancar, aman dan damai. Sejumlah temuan hambatan teknis mohon menjadi perhatian sehingga seluruh proses pemilihan umum di NTT berjalan lancar, aman, damai dan secara administratif hasilnya dapat diterima.
Turut hadir pada kegiatan ini Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi NTT, Bernadeta Usboko, pimpinan perangkat daerah terkait lingkup Provinsi NTT, Pejabat Kemenko Polhukam RI, Staf Khusus Penjabat Gubernur NTT bidang Komunikasi Masyarakat dan Budaya, Prof. Aloysius Liliweri, Staf Khusus Penjabat Gubernur NTT bidang Sosial Politik, Dr. Ahmad Atang dan Ditintelkam Polda NTT Petrus Wange yang hadir mewakili Kapolda NTT .
