Warta Biro Barjas

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi NTT

Penjabat Gubernur NTT akan menerbitkan surat edaran kepada para bupati dan walikota, untuk bisa belajar, melakukan studi banding pelayanan publik di Kabupaten Ngada saja. Tidak perlu jauh-jauh ke tempat lain.

Apresiasi itu disampaikan Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake, SH,MDC saat meresmikan Gedung Kantor Bank NTT Cabang Bajawa dan Launching Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada pada Hari Sabtu, (6/1). Gedung tersebut berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Ngedukelu, Kota Bajawa.

Disebut Penjabat Gubernur, beberapa waktu sebelumnya ia sudah sempat berkunjung ke Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada. Ketika itu, ia kagum karena dari sekian Kabupaten yang dikunjungi, Kabupaten Ngadalah yang terdepan dalam Mall Pelayanan Publik terpadu.

Beliau meyakini dampak peningkatkan kepercayaan publik kepada Pemerintah akan langsung dapat dirasakan jika kemudahan layanan masyarakat terfasilitasi. Apalagi, sudah langsung tersedia loket transaksi perbankan dari Bank Daerah setempat.

Menandai kegiatan peluncuran Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada dibacakan naskah launching oleh Penjabat Gubernur NTT, dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene dan penayangan video profil Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada.

Sedangkan, Seremonial peresmian gedung megah tersebut ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Penjabat Gubernur NTT bersama Bupati Ngada Andreas Paru SH,MH yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita. Selanjutnya, Penjabat Gubernur didampingi Bupati Ngada meninjau sarana, kelengkapan gedung sambil berbincang bersama para karyawan Bank NTT.

Untuk diketahui, Launching Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada ini merupakan lanjutan dari acara peresmian mall pelayanan publik untuk 12 Kabupaten (termasuk Kabupaten Ngada) yang dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta, oleh Menteri PAN-RB bersama Menteri Dalam Negeri pada 21 November 2023 silam.

Disebutkan pula, kehadiran Mall Pelayanan Publik ini juga merupakan tindak lanjut arahan Wakil Presiden RI dalam rapat tentang Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat pada Tanggal  14 Maret 2022. Turut hadir saat itu Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Wakil Gubernur NTT dan para Bupati dan Walikota se-NTT. Ketika itu, diinstruksikan agar sekurangnya 50 persen atau sebelas Kabupaten dan Kota di NTT harus menyelenggarakan Mall Pelayanan Publik pada Tahun 2023. Sisanya di Tahun 2024.

Diharapkan, Bank NTT dapat terus berperan aktif dalam mendorong pembangunan di daerah ini dengan tetap memperhatikan akuntabilitas, profesionalitas ketaatan pada aturan serta bertumbuh menjadi bank yang sehat. Tetap menjaga kepercayaan masyarakat atau nasabah. Kehadiran Mall Pelayanan Publik pun diharapakan, dapat benar menghadirkan kualitas pelayanan yang prima.

Ditambahkannya harapan, agar kehadiran gedung yang megah itu dapat menjadi penjaga komitmen bersama untuk melayani masyarakat NTT, khususnya masyarakat Kabupaten Ngada. Untuk terus aktif mendorong ekonomi, dengan terus melakukan pembinaan UMKM.

Sementara itu, Bupati Ngada Andreas Paru, S.H., M.H, dalam sambutannya mengatakan, peresmian Gedung Kantor Bank NTT Cabang Bajawa dan Launching Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada tersebut sebagai salah-satu wujud pelaksanaan peningkatan sarana prasarana dalam rencana pembangunan jangka menengah daerahnya.

"Dengan adanya peningkatan sarana prasarana ini juga untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat baik dengan kehadiran Bank NTT Cabang Bajawa serta Mall Pelayanan Publik dengan 21 jenis pelayanan terpusat dan terpadu di satu tempat. Sehingga, memudahkan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik," begitu kata Andreas.

Ia kemudian menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran Penjabat Gubernur sebagai bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi NTT bagi Masyarakat Ngada. Atas kontribusi bersama Bank NTT guna meringankan beban fiskal daerah antara lain melalui dana pinjaman dan pemanfaatan aset pemerintah daerah melalui kerja sama dengan pola inbreng yang sudah memperoleh peningkatan penyertaan modal untuk menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Bupati Andreas juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngada terus bekerja sama dengan Bank NTT terkait optimasi UMKM dalam pemanfaatan potensi kopi, bambu dan tenun.

"Kita juga bersyukur dari 80 jenis kerajinan bambu, saat ini sudah 30 jenis sudah masuk e-Katalog untuk dipasarkan. Kami juga kerja sama dengan PHRI dan Bank NTT dalam promosi dan pemasaran sehingga UMKM Kopi, bambu dan tenun dapat terserap dalam pamasaran," tambah beliau.

Artikel Lainnya :

Biro Pengadaan Barang dan Jasa

ProvinsiN T TNusa Tenggara Timur
Alamat
Sayap Timur Gedung Sasando Lt.2
Jl. El Tari No.52
Kota
Kupang
Nusa Tenggara Timur
Indonesia