Warta Biro PBJ

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi NTT

Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri sekaligus menjadi keynote speaker dalam Diskusi Publik Kepemimpinan dan Pembangunan NTT yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai NasDem NTT, bertempat di Millennium Ballroom Kupang, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memaknai Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi NTT dan Hari Ulang Tahun ke-14 Partai NasDem, dengan mengusung tema ‘Kepemimpinan dan Pembangunan NTT.’

Hadir sejumlah narasumber antara lain Dr. Pius Rengka, Prof. David Pandie, Dr.Ana Gudban, Dr. Silvia Fanggidae, RD Dr. Leo Mali, Dr. Ya’qut Ananda Gudban dan Prof. Fred Benu, yang membahas dari berbagai perspektif.

Gubernur Melki Laka Lena mengapresiasi inisiatif untuk menghadirkan ruang diskusi yang konstruktif. Menurutnya, tema ini sangat relevan, terlebih dalam momentum peringatan HUT ke-67 Provinsi NTT, sebagai ruang refleksi sekaligus proyeksi arah pembangunan daerah ke depan.

Melki juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus mendorong implementasi tujuh Pilar Dasa Cita sebagai fondasi pembangunan daerah, dengan membuka ruang partisipasi dan masukan dari berbagai kalangan, termasuk diaspora NTT.

Gubernur Melki menyoroti sejumlah isu strategis yang masih menjadi tantangan di NTT, salah satunya adalah kemiskinan. Selain itu, isu kesehatan seperti HIV/AIDS, serta pentingnya menjaga kepercayaan publik di era keterbukaan informasi, menjadi perhatian serius.

Tidak hanya itu, Gubernur Melki juga menekankan perlunya pembenahan struktur ekonomi daerah. Ketergantungan fiskal NTT terhadap pemerintah pusat yang masih tinggi, menurutnya, harus diimbangi dengan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTT mendorong berbagai program strategis, seperti OVOP (One Village One Product), yang kemudian berkembang menjadi OCOP (One Community One Product) dan OSOP (One School One Product), NTT Mart, serta pendampingan dan penyediaan pasar bagi produk-produk lokal.

Pemerintah Provinsi NTT terus membuka ruang partisipasi publik melalui berbagai mekanisme, antara lain Meja Rakyat, koordinasi rutin dengan kepala daerah, serta dukungan terhadap program nasional, termasuk pembangunan industri garam di Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi. “NTT hanya bisa maju jika kita bangun bersama. Mari kita rawat persahabatan, perkuat dialog, dan terus berkolaborasi. NTT dibangun dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, yang juga Gubernur NTT periode 2018-2023, Viktor Bungtilu Laiskodat menekankan aspek pembangunan hanya bisa berjalan optimal jika digerakkan dengan berbagai riset atau penelitian terhadap berbagai potensi daerah.

 

Lucius Widodo Luly,S.STP,MA
Lucius Widodo Luly,S.STP,MA
Analis Kebijakan Ahli Muda
Hidup Yang Tidak Diperiksa Ulang, Tidak Pantas Dihidupi (Sokrates, 470-399 SM)

Artikel Lainnya :

Biro Pengadaan Barang dan Jasa

ProvinsiN T TNusa Tenggara Timur
Alamat
Sayap Timur Gedung Sasando Lt.2
Jl. El Tari No.52
Kota
Kupang
Nusa Tenggara Timur
Indonesia