Tuesday, 29 December 2020 10:16

Biro PBJ NTT Kenalkan e-MEP. Featured

Dibaca : 500 kali
Beri Rating
(1 Vote)
Sekda NTT, Ir.Benediktus Polo Maing saat membuka kegiatan pendampingan pengisian aplikasi e-MEP, Biro PBJ NTT Jumat (31/1/2020). Sekda NTT, Ir.Benediktus Polo Maing saat membuka kegiatan pendampingan pengisian aplikasi e-MEP, Biro PBJ NTT Jumat (31/1/2020). Dokumentasi Biro PBJ NTT

“Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pembangunan selama ini dirasakan belum cukup optimal dilakukan. Untuk mengawal semua itu maka pada tanggal 20 setiap bulannya, akan kita lakukan rapat evaluasi tingkat pimpinan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur."

Demikian kata Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ir.Benediktus Polo Maing saat membuka kegiatan pendampingan pengisian aplikasi elektronik Monitoring dan Evaluasi Pembangunan atau yang dikenalkan dengan sebutan e-MEP. Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi itu mengambil tempat di ruang rapat Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi NTT hari ini, Jumat (31/1/2020).

Dalam arahannya, mantan Kepala Dinas Kehutanan itu memotivasi para ASN dari 39 perangkat daerah yang hadir dengan peran sebagai admin e-MEP. Seluruh aparatur pengelola data elektronik yang hadir dibekali secara teknis, terkait cara membuat laporan elektronik pengelolaan belanja langsung, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.

Turut mendampingi dalam acara sehari itu, Siprianus Kelen,S.Sos,M.Si selaku Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa NTT bersama salah-satu kepala bagiannya, Ondy Siagian,SE,M.Si. Model pelaporan baru ini juga akan menampilkan informasi penyerapan pengelolaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Data realisasi bulanan yang ada tersebut pada akhirnya dapat memberikan indikasi pencapaian output belanja beserta temuan permasalahan dan upaya pemecahannya.

Dalam kesempatannya menjelaskan teknis input data, Ondy kembali menegaskan pentingnya fungsi monitoring dan evaluasi dalam sebuah siklus manajemen. Kepala bagian pembinaan, advokasi pengadaan barang/jasa dan administrasi pembangunan itu menyebutkan gagasannya untuk membuat aplikasi yang terintegrasi, seperti kemauan pimpinan.

Ondy Siagian,SE,M.Si. Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi Biro PBJ NTT saat membawakan materinya.

"Kita berharap, kedepannya dapat dilahirkan satu aplikasi untuk satu tujuan bersama. Semoga aplikasi sederhana ini bisa menjadi cikal bakal disatukannya semua informasi tentang perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasinya," begitu kata Ondy saat menjelaskan aplikasi fersi awal itu.

Menurutnya, kehadiran aplikasi internal ini bisa memudahkan pimpinan untuk memantau perkembangan aktivitas pembangunan terkini. Rangkuman seluruh pembiayaan dalam pos belanja langsung juga bisa disampaikan tepat waktu. Data yang ada selanjutnya dapat diolah, diberikan peringkat, menjadi tolok ukur kinerja pengelolaan belanja pemerintah provinsi.

"Setiap tanggal 10 dalam bulan, tepatnya pukul 00.00 Wita, aplikasi ini akan terkunci. Setelahnya, kami bersama Bapelitbangda, Badan Keuangan, Biro Pemerintahan dan Inspektorat akan menganalisanya. Kalau ada progress atau informasi baru, secepatnya harap disampaikan juga kepada kami, untuk disesuaikan kembali," tambah Ondy sambil mengharapkan update data terbaru.

Sebagai Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa, aplikasi e-MEP ini juga digunakan menjadi acuan untuk melakukan pembinaan dan pengendalian, terutama terhadap progres pengadaan barang/jasa yang ada di seluruh perangkat daerah. Karenanya, aplikasi ini juga akan memudahkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa memantau sekaligus memitigasi resiko, mewujudkan praktek pengadaan yang bersih.

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Hubungi Kami

Biro Pengadaan Barang & Jasa Provinsi Nusa Tenggara Timur

Alamat Disini

Phone Number Here

Hubungi kami

Data Kunjungan

Hari ini 51

Kemarin 28

Minggu ini 79

Bulan ini 1015

Total Kunjungan sejak 2016 70896

Currently are 13 guests and no members online